Motor Ngebul Saat Digeber, Apa Penyebabnya ?

Ada satu masalah yang bagi saya cukup membingunkan, yakni ketika motor dinyalakan pada posisi idle/langsam/tidak digas, semua berjalan normal. Tapi ketika motor digas penuh, muncul asap dari dalam knalpot.

Mengapa bisa begitu ?

Ternyata setelah mencari beberapa referensi, saya mengetahui letak masalahnya.

Lalu apa itu penyebab motor ngebul saat digas ? ini dia.


Penyebab Motor Keluar Asap Saat Digas


Umumnya masalah ini disebabkan karena ada tetesan oli yang masuk ke ruang bakar. Oli yang masuk ke ruang bakar akan ikut terbakar dan menghasilkan asap berwarna putih

1. Ring piston aus

Yang pertama soal ring piston, apa itu ring piston ?

Bagi yang belum tahu, rinng piston adalah sekat berbentuk ring dengan diameter besar yang berfungsi sebagai perapat antara celah antara dinding piston dengan dinding silinder.

Apa maksudnya ?

Memang, dalam kinerjanya piston bergerak naik turun didalam blok silinder. Namun piston tersebut tidak boleh bergesekan dengan silinder karena bisa menambah beban piston. Oleh sebab itu diameter dibuat jauh lebih kecil daripada diameter silinder, celahnya sekitar 2 milimeter.

Namun, celah besar itu menimbulkan masalah baru, yakni terkait tekanan kompresi yang kurang maksimal. Oleh karena itu, dibuatlah sebuah ring khusus yang diletakan dibagian luar dinding piston yang merapatkan celah piston dengan silinder.

Berbeda dengan piston, dalam kinerjanya ring piston akan selalu bergesekan dengan silinder. Namun karena tebal ring piston cukup tipis sehingga tidak menambah beban gerakan piston.

Efek dari gesekan ring piston dengan silinder, lama kelamaan ring piston akan terkikis/aus. Sehingga semakin lama, ring piston akan memiliki celah dengan blok silinder.

Kalau celah ini sudah terbentuk, otomatis oli bisa masuk dari bagian bawah piston (ruang engkol) ke atas piston (ruang bakar).

Tapi itu hanya terjadi di RPM tinggi, alasannya saat RPM rendah oli yang bergejolak diruang engkol tidak sampai terdorong hingga masuk ke ruang bakar. Hal itu dikarenakan juga karena tekanan oli masih rendah, namun saat RPM tinggi oli cukup bergejolak dengan tekanan oli yang lebih tinggi. Sehingga oli sangat mungkin masuk ke ruang bakar melalui celah ring piston.

Dan saat oli tersebut terbakar, seperti mesin 2 tak akan muncul kebul putih dari dalam knalpot.

2. Blok silinder aus

Kasus blok silinder sebenarnya juga sama dengan masalah diatas, ini karena dalam kinerjanya ring piston dan blok silinder selalu bergesekan. Sehingga kalau tidak ring pistonnya yang aus, ya blok silindernya yang aus.

Sehingga ada kemungkinan kalau blok silinder aus, kalau sudah demikian diameter blok silinder semakin membesar sehingga muncul celah antara ring piston dengan silinder.

Dan dari celah ini juga olinya bisa masuk ke ruang bakar.

Tapi karena asap putihnya hanya keluar ketika digas tinggi, maka ini tandanya keausan blok silinder masih kecil. Disarankan untuk melakukan over size blok silinder (dengan mengganti piston & ring piston) dengan ukuran yang sesuai daripada menunggu parah malah mengganti blok silinder yang tentunya punya harga mahal.

3. Packing kepala silinder retak

Penyebab ketiga datang dari packing atau gasket kepala silinder. Gasket adalah plat yang merapatkan koneksi antara blok silinder dengan kepala silinder.

Antara blok silinder dan kepala silinder sama sama menggunakan bahan logam yang keras. Kalau dihubungkan, maka masih ada pori-pori kecil yang membuat tekanan kompresi bocor sehingga ada packing yang memiliki bahan lebih lunak untuk merapatkan celah-celah kecil diantara koneksi blok silinder dan kepala silinder.

Tapi packing ini juga punya fungsi lain, packing juga mencegah oli yang bersirkulasi agar tidak menyebrang kedalam ruang bakar.

Kalau packing mengalami keretakan apalagi retak ini ada pada jalur sirkulasi oli maka bisa saja saat digas (tekanan oli naik) oli terdesak memasuki jalur peretakan packing sehingga menetes didalam ruang bakar. Dan ini tentunya akan menyebabkan asap putih,

Lalu bagaimana dengan asap hitam ?

Selain asap berwarana putih saat RPM tinggi, terkadang ada juga asap hitam yang keluar ketika digas. Ini disebabkan karena campuran antara bensin dan udara yang tidak optimal, cenderung sangat kaya.

Artinya perbandingan bensin lebih banyak dari perbandingan normal. Sehingga seperti mesin diesel, akan ada asap hitam yang merupakan wujud dari NOx akibat pembakaran yang tidak sempurna.

Umumnya masalah campuran bensin ini disebabkan karena karburator yang mulai bermasalah. Bisa karena jarum skep patah atau hal lain, sementara pada motor injeksi masalah ini biasanya jarang untuk ditemui karena tidak menggunakan karburator.

Related Posts:

Disqus Comments
© 2017 Motor Butut - Template Created by goomsite - Proudly powered by Blogger