Cara mematikan mobil xl7

Jakarta: Suzuki XL7 merupakan salah satu mobil keluarga yang ada di pasar otomotif Indonesia menggunakan mesin 1.500 cc. Salah satu rahasia yang membuat mobil tersebut bisa berjalan dengan halus dan ramah lingkungan adalah fitur overdrive.
 
Overdrive adalah pengoperasian mobil yang melaju pada kecepatan yang berkelanjutan dengan pengurangan putaran mesin per menit, yang mengarah pada konsumsi bahan bakar yang lebih baik, kebisingan yang lebih rendah, dan keausan yang lebih rendah. Fitur ini tersedia untuk mobil dengan dukungan transmisi otomatis. 
 
Namun, fitur ini bisa juga dimanfaatkan untuk mendapatkan performa mobil yang lebih agresif dengan cara mematikan fitur overdrive. Efeknya posisi transmisi akan turun satu posisi dan menghasilkan peningkatan putaran mesin serta torsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

Mematikan fitur overdrive ini juga berguna untuk melibas jalanan menanjak. Mobil akan lebih kuat dan bertenaga untuk melibas jalanan menanjak jika torsi dan putaran mesin dinaikan. Kemudian salah satu fungsi lainnya adalah melakukan engine break bagi yang gemar berkendara berkecepatan tinggi.
 
Tester driver medcom.id mencoba fitur ini di jalan tol Trans Jawa untuk mendahului mobil yang ada di depan. Dengan cukup sekali menekan tombol di tuas perseneling, logo o/d off di layar MID, dan mobil pun lebih bertenaga sehingga memudahkan untuk dipacu melewati mobil yang ada di depannya.
 
Begitu juga ketika melewati jalur menanjak di sekitar tol Semarang-Salatiga, fitur overdrive ini bisa dimainkan untuk memberikan kemudahan melewati jalan yang menanjak. Terlebih apabila barang bawaan di bagasi penuh dan berat.
 
Setelah usai melalui mobil atau tanjakan, kembali ditekan tombol overdrive dan putaran mobil mesin mobil pun kembali normal. Perjalanan mobil bisa diteruskan dengan lebih santai dan efisiensi bahan bakar lebih terjaga.
 
Fitur serupa tentunya juga ditemukan di sejumlah mobil lainnya dengan nama yang berbeda. Misalkan di Nissan Livina X-Gear yang diberi nama mode sport. Tetapi untuk cara kerjanya tidak jauh berbeda dengan cara menurunkan 1 gear di transmisi untuk mendapatkan torsi lebih besar
 

(ERA)

Mematikan fitur overdrive ini juga berguna untuk melibas jalanan menanjak. Mobil akan lebih kuat dan bertenaga untuk melibas jalanan menanjak jika torsi dan putaran mesin dinaikan. Kemudian salah satu fungsi lainnya adalah melakukan engine break bagi yang gemar berkendara berkecepatan tinggi.Tester driver medcom.id mencoba fitur ini di jalan tol Trans Jawa untuk mendahului mobil yang ada di depan. Dengan cukup sekali menekan tombol di tuas perseneling, logo o/d off di layar MID, dan mobil pun lebih bertenaga sehingga memudahkan untuk dipacu melewati mobil yang ada di depannya.Begitu juga ketika melewati jalur menanjak di sekitar tol Semarang-Salatiga, fitur overdrive ini bisa dimainkan untuk memberikan kemudahan melewati jalan yang menanjak. Terlebih apabila barang bawaan di bagasi penuh dan berat.Setelah usai melalui mobil atau tanjakan, kembali ditekan tombol overdrive dan putaran mobil mesin mobil pun kembali normal. Perjalanan mobil bisa diteruskan dengan lebih santai dan efisiensi bahan bakar lebih terjaga.Fitur serupa tentunya juga ditemukan di sejumlah mobil lainnya dengan nama yang berbeda. Misalkan di Nissan Livina X-Gear yang diberi nama mode sport. Tetapi untuk cara kerjanya tidak jauh berbeda dengan cara menurunkan 1 gear di transmisi untuk mendapatkan torsi lebih besar

Beberapa dari Trada Family mungkin terbiasa melakukan ritual mematikan AC saat hendak mematikan maupun menyalakan mesin mobil. Saat akan menyalakan mesin, AC dalam kondisi mati dianggap dapat mengurangi beban kerja aki dalam memutar mesin. Namun, apakah kebiasaan ini perlu untuk dilakukan?

Terlihat sepele, tapi soal mematikan mesin mobil ternyata tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Trada Family perlu tau, bahwa mematikan mobil dengan cara yang benar adalah bagian dari perawatan mesin mobil. Berikut beberapa kebiasaan yang harus Trada Family hindari saat akan menyalakan dan mematikan mesin kendaraan :

  1. Jangan Mematikan Mesin Mobil Saat Putaran Masih Tinggi

Adalah kesalahan besar jika Trada Family menginjak gas, lalu secara mendadak kemudian mematikan mesin mobil saat putaran mesin masih tinggi. Mengapa? Karena saat putaran mesin masih tinggi, piston masih bergerak naik-turun dengan cepat dan masih mengembang. Pergerakan ini menjadikan piston dan komponen lain memerlukan pelumasan dari oli mesin. Jika mesin mendadak dimatikan maka pelumasan akan berkurang. Akibatnya komponen-komponen yang bergerak di dalam mesin akan mengalami keausan. Oleh karena itu sebaiknya tunggu hingga putaran mesin idle secara konstan beberapa saat, barulah mematikan mesin mobil.

  1. Tidak Mematikan Mesin Mobil Saat AC Masih Bekerja

Mematikan mesin mobil saat AC masih menyala akan mempengaruhi kompresor AC. Mesin yang dimatikan saat kompresor AC masih berputar akan menimbulkan hentakan pada kompresor AC yang masih bekerja. Terus-menerus melakukan hal ini dapat membuat kompresor AC lebih cepat rusak. Jadi, sebaiknya matikan AC terlebih dahulu sebelum mematikan mesin. Pastikan juga AC dalam kondisi mati sebelum menyalakan mesin mobil ya Trada Family.

  1. Hindari Mematikan Mesin Mobil Saat Audio Masih Menyala

Hal ini akan memperpendek usia pakai sistem audio mobil. Ketika mematikan mesin dan sistem audio masih menyala, maka otomatis audio akan langsung menyala saat mesin mobil di starter kembali. Pada saat mesin mobil kembali dinyalakan, sistem audio mobil mendapatkan tegangan dari baterai atau aki yang kurang stabil sehingga dapat merusak komponen-komponen di dalamnya. Karena itu sebelum mematikan mesin, pastikan seluruh kelistrikan, terutama audio, sudah dimatikan agar komponen-komponennya dapat bertahan lebih lama.

Menjaga mesin pada putaran idle sebelum dimatikan dapat bermanfaat untuk pengisian baterai kembali. Tujuannya agar ketersediaan tegangan di baterai mencukupi saat mesin mobil kembali di starter.

Resiko Hidupkan AC Tanpa Menyalakan Mesin

Pada beberapa jenis mobil, pendingin udara kabin (AC) bisa diaktifkan tanpa perlu menyalakan mesin. Saat posisi kunci sudah di `On`, Trada Family juga bisa langsung menyalakan AC hanya dengan menekan tombol pengaturnya.

Meski begitu, tidak semua mobil bisa demikian. Jika cara ini dilakukan pada mobil yang belum menerapkan teknologi di atas, justru akan membuat buruk kondisi kendaraan. Hal ini ditegaskan Susanto, Product Manager PT Cipta Gemilang Mobil jaringan servis AC Denso. Kata dia, menghidupkan AC tanpa menyalakan mesin adalah kebiasaan yang salah.

“Yang pasti, kami menyarankan pemilik mobil menyalakan pendingin udara setelah mesin menyala atau dalam keadaan idle-up,” ujar Susanto melansir laman VIVA.co.id.

Menyalakan AC sebelum mengemudi memang membuat kabin terasa nyaman, terlebih saat mobil diparkir di ruang terbuka. Namun, saat AC mobil `On` tetapi mesin tidak menyala, kata Susanto, berpotensi merusak kompresornya. “Pasti ada efeknya ke mesin mobil dan kompresor AC-nya, karena posisi saat mesin mobil menyala saja kondisinya belum stabil, ditambah lagi harus menggerakkan kompresor AC, akan lebih berat kerjanya,” kata dia.

Selain itu, kebiasaan menghidupkan AC dengan mesin mati akan membuat aki mobil boros dan berisiko susah starter mesin setelahnya. “Kalau kondisi ini risikonya aki mobil akan cepat habis. Karena begini, aki belum dapat suplai dari alternator, tapi dia sudah terpakai di motor blower AC. Dikhawatirkan saat starter sudah tidak bisa,” kata dia.

Yuk bijak dalam mematikan dan menghidupkan mesin, agar mobil kamu punya umur yang panjang dan mencegah kerusakan yang bisa bikin performa mobil menurun.

Kehadiran Suzuki Xl7 cukup menarik perhatian karena adanya teknologi Smart E-Mirror. Ini fungsi dan cara kerja Smart E-Mirror.

Kehadiran LSUV Suzuki XL7 cukup menarik perhatian pecinta otomotif. Sebab, mobil ini hadir membawa sejumlah kecanggihan, salah satunya Smart E-Mirror, diklaim sebagai yang pertama di kelasnya.

Sebagai informasi, Smart E-Mirror merupakan kaca spion tengah digital yang memiliki teknologi canggih. Berbeda dengan spion tengah pada umumnya, Smart Mirror dibekali dua kamera berteknologi untuk merekam kondisi depan dan belakang mobil.

Selain untuk menggantikan fungsi kaca spion tengah konvensional, fitur Smart Mirror juga diklaim dapat membantu keamanan pengemudi saat berkendara. Namun fitur Smart E-Mirror hanya tersedia di Suzuki XL7 varian teratas, yakni Alpha.

Lantas apa saja fungsi dari Smart E-Mirror Xl7? Berikut ulasannya.  

Fungsi Smart E-Mirror Xl7

1. Sebagai Kamera Mundur

Seperti fungsi spion tengah pada umumnya, Smart E-Mirror Xl7 berguna untuk memantau kondisi belakang saat mobil ingin mundur atau memarkir. Kamera belakang akan otomatis aktif ketika pengemudi memindahkan tuas transmisi ke mode mundur atau reserve (R).

Menggunakan Smart E-Mirror XL7, visibilitas pengemudi ketika mundur akan tetap terjaga optimal bahkan saat kondisi hujan. Artinya, jarak pandang tak akan terhalang oleh air hujan atau gangguan lainnya dari dalam maupun luar mobil.

Baca Juga: Dashcam Mobil: Pengertian, Fungsi, Rekomendasi dan Cara Kerja

2. Sebagai Dash Cam

Smart E-Mirror Xl7 sudah dibekali teknologi yang canggih sehingga tak hanya berfungsi sebagai spion tengah untuk memantau kondisi belakang. Kamera pintar ini bisa digunakan untuk merekam kejadian yang terjadi di bagian depan atau disebut dash cam.

Kemampuan Smart E-Mirror Xl7 sebagai dash cam dapat digunakan sebagai bukti kepada pihak berwenang ketika terjadi insiden yang tak diinginkan saat berkendara. 

Dengan kemampuan merekam aktivitas mobil maka pengemudi atau pemilik mobil akan lebih aman jika terjadi kecelakaan. Kamera akan menyimpan bukti perjalanan, tentunya untuk mengklaim asuransi dan keperluan lainnya. 

3. Spion Biasa

Jika pengemudi tak ingin menggunakan mode Smart E-Mirror Xl7, fitur ini bisa dinonaktifkan. Jadi, Smart E-Mirror Xl7 akan berfungsi layaknya spion tengah biasa yang hanya memantulkan kondisi di belakang mobil, baik di dalam maupun luar.

4. Menyimpan Data Rekaman

Fitur Smart E-Mirror Xl7 dilengkapi memori penyimpanan sebesar 16 GB yang bisa di-upgrade hingga 64 GB. Ini berfungsi untuk menyimpan hasil rekaman Smart E-Mirror yang dapat digunakan sebagai bukti apabila ada kejadian tak diinginkan ketika berkendara.

Baca Juga: Cara Mengatur Kaca Spion, Jenis dan Cara Merawatnya

Cara Kerja Smart E-Mirror Xl7

Fitur Smart E-Mirror menggunakan layar LCD untuk memantau gambar dan mengaktifkan kamera. Untuk pengaturannya hanya dengan menggunakan tombol pada bagian bawah layar untuk mengaktifkan kamera belakang atau ketika ingin mengawasi bagian depan mobil dengan menggunakan dash cam.

Jika kamera sudah aktif maka akan otomatis merekam kondisi jalanan selama mengemudi. Selanjutnya, rekaman akan tersimpan dalam memori internal yang tersedia di Smart E-Mirror.

Meski fitur ini hanya tersedia hanya dii mobil Suzuki XL7 model teratas, Alpha, Suzuki menyediakan Smart E-Mirror yang bisa dibeli secara terpisah. Harga E-Mirror XL7 dibanderol Rp7.817.000 dan sudah termasuk kartu memori 16 GB.

Memiliki mobil canggih memang menyenangkan tapi jangan lupa untuk melakukan servis secara rutin. OtoFriends bisa memanfaatkan fitur booking online di aplikasi Otoklix dan temukan bengkel terdekat lewat Otoklix untuk servis mobilmu tanpa antri panjang.

6 Cara Mematikan Mesin Mobil Matic yang Tepat

Mesin mobil adalah aspek paling diperhatikan dalam kendaraan. Oleh sebab itu, bagaimana cara mematikan mesin mobil matic atau manual harus benar-benar dipahami pengendara. Sebab jika tidak mengetahui caranya secara benar, masa pakai mesin mobil lama kelamaan akan berkurang.
Performa mesin mobil juga harus dijaga sebab risikonya bukan hanya kerusakan jangka panjang, tetapi juga kenyamanan saat berkendara sehari-hari. 
Nah, jika kamu memiliki mobil matic, kamu harus tahu cara mematikan mesin mobil matic yang benar akan komponen-komponen mobilmu tetap terjaga.
Lalu bagaimana cara mematikan mesin mobil matic dengan benar dan apa saja tips-tipsnya? Simak selengkapnya pada artikel Duitpintar kali ini.

Cara mematikan mobil matic yang benar

Nah, kamu dapat menyimak cara mematikan mesin mobil matic yang benar berikut ini.

1. Mengontrol mobil

Sebelum menyimak cara memastikan mesin mobil matic, terlebih dulu kamu harus tahu bahwa mengendalikan dan oper gigi mobil matic sebelum mematikan mesinnya adalah hal penting. 
Kamu dapat mengurangi laju mobil sehingga komponen-komponen mobil memiliki waktu penyesuaian sampai benar-benar siap dihentikan. 

2. Tuas persneling harus ada pada posisi yang tepat

Cara mematikan mesin mobil matic yang pertama adalah memastikan tuas persneling pada posisi P. 
Namun jika kamu menggunakan mobil transmisi manual, kamu harus mengarahkan tuas persneling ke posisi N. 
Pada mobil matic, langkah pertama ini bertujuan untuk menghindari mobil berjalan otomatis saat mobil dihidupkan kembali. 
Selain itu, dengan memposisikan tuas persneling pada posisi P, kamu juga tidak akan kesulitan mencabut kuncinya. 

3. Gunakan rem tangan

Beberapa orang mungkin masih meragukan penggunaan rem tangan saat akan mematikan mesin.
Namun, untuk alasan keamanan, sebaiknya kamu menarik rem tangan ke atas agar mencegah kemungkinan mobil berjalan sendiri. 

4. Periksa sistem kelistrikan mobil

Kamu harus memastikan semua bagian mobil yang beroperasi dengan sistem listrik dimatikan terlebih dulu sebelum memutar kunci mobil. 
Jika perangkat listrik tidak dimatikan lebih dulu, maka komponen-komponennya akan mengalami kerusakan misal AC yang kompresornya akan bermasalah. 

5. Putaran mesin mobil harus stabil

Nah, cara-cara di atas harus dilakukan dengan memperhatikan putaran mesin mobil. Pastikan bahwa putaran mesin mobil berada pada kondisi stabil atau idle sebelum mematikannya. 
Jika kamu terlalu sering mematikan mesin mobil saat putarannya belum dalam keadaan idle, kamu akan mendapati kerusakan mesin dalam jangka panjang. 

6. Mematikan mesin mobil

Nah, cara mematikan mesin mobil matic yang terakhir adalah dengan memutarnya ke posisi “Off” dan mencabutnya dari kontak. 
Kamu juga bisa menginjak rem mobil dan menekan tombol “Stop” guna memastikan mesin mobil mati.

Cara mematikan mobil matic tanpa kunci

Untuk beberapa mobil yang sudah menerapkan fitur tombol start/stop engine, kamu dapat mematikan mesinnya secara keyless alias tanpa kunci. 
Nah, untuk kamu yang ingin mencoba cara mematikan mobil matic tanpa kunci, langkah pertama untuk mobil matic adalah menginjak pedal rem. 
Setelah itu, tekan tombol Start/Stop Engine.
Pada mobil manual, cara mematikan mobil tanpa kunci adalah dengan menginjak tuas kopling terlebih dulu baru tekan tombol Start/Stop Engine.
Jika kamu mencoba mematikan mesin saat baterai remot kunci lemah, kamu dapat menempelkan remot smart entry ke tombol Start/Stop Engine hingga lampu menyala hijau dan kamu pun dapat melakukan prosedur mematikan mesin mobil seperti semula.
Namun sangat mungkin tiap merek mobil memiliki sedikit perbedaan mengenai cara mematikan mobil matic tanpa kunci. 

Mematikan mesin mobil matic dalam posisi N bikin aki tekor?

Mematikan mesin mobil matic bisa menyebabkan aki tekor apabila tidak dilakukan dengan benar. Jika kamu menghentikan mobil matic dalam posisi N, hal tersebut membuat posisi kelistrikan tidak berada pada posisi mati, tetapi mode accessory. 
Tekornya aki disebabkan karena pada mode accessory, arus listrik tetap tetap menghantarkan daya meski mobil dalam posisi mati. 
Di samping itu, bila aki mobil tidak memiliki fitur self charging, mesin mobil berisiko susah distarter saat akan dipakai kembali. 
Namun, kamu tetap bisa mematikan mesin mobil dalam posisi N jika memanfaatkan fitur Shift Lock. Caranya adalah dengan mematikan mesin mobil dalam posisi P kemudian ubah ke posisi N menggunakan bantuan Shift Lock.

Tips saat akan mematikan mesin mobil matic

Nah, jika kamu sudah mengetahui cara supaya mesin mobil matic dapat berhenti, berikut ini adalah tips-tips yang dapat kamu terapkan pada mobilmu.

1. Matikan audio sebelum mematikan mesin mobil

Seharusnya, perangkat yang berhubungan dengan sistem kelistrikan sudah dalam keadaan mati ketika kunci dicabut. 
Pada sistem audio, masalahnya bukan hanya pada sistem kelistrikan. 
Sistem audio yang masih menyala saat mesin mobil dimatikan akan menyebabkan audio tersetel otomatis saat mobil dihidupkan sehingga cepat mengalami kerusakan. 

2. Hindari mematikan mesin mobil saat putaran mesin tinggi

Saat putaran mesin masih tinggi, sangat tidak disarankan bagi kamu untuk langsung mematikan mesinnya. 
Sebab pada kondisi tersebut, piston masih bergerak naik-turun secara dinamis. 
Apabila dihentikan mendadak, piston tidak mendapatkan pelumasan oli yang cukup dan memicu gejala aus bahkan pada komponen lainnya.  

3. Jangan mematikan mesin ketika AC masih bekerja

Komponen AC seperti kompresor dapat mengalami kerusakan jika terlalu sering tidak dimatikan dengan benar. 
Sebaiknya, kamu mematikan AC terlebih dulu kemudian mematikan mesin secara keseluruhan. Risiko kerusakan tersebut muncul karena adanya hentakan pada kompresor. 
Nah, itu tadi ulasan mengenai cara mematikan mesin mobil transmisi otomatis yang dapat disamapikan. Kamu dapat menghindari hal-hal seperti tidak mematikan AC dan audio serta menonaktifkan mesin saat putaran mesin sedang tinggi.  
Mengingat tingginya risiko ketika berkendara, maka sangat penting untuk memiliki perlindungan dari asuransi mobil terbaik. Produk asuransi dapat mengcover biaya perbaikan akibat kecelakaan.
Selain itu, produk ini juga akan memberikan perlindungan ketika kendaraan hilang, dan pertanggungan lainnya sesuai polis. 
Semoga informasi ini bermanfaat, ya! 

FAQ

Bagaimana cara mematikan mobil matic?

Kurangi laju mobil, pastikan persneling pada posisi P, gunakan rem tangan, tunggu putaran mesin dalam kondisi idle, dan matikan semua fitur yang menggunakan daya listrik sebelum menginjak rem mobil dan tekan tombol stop.

Bagaimana cara mematikan mesin mobil matic agar tidak bikin aki tekor?

Jangan mematikan mobil dalam posisi N atau gunakan fitur Shift Lock saat mematikannya dalam posisi N.

Related Posts

Semua yang Perlu Diketahui tentang Ukuran Diameter Stir Mobil Carry

Apakah Anda memiliki mobil carry dan ingin mengganti atau mengganti ukuran diameter stir mobil Anda? Ukuran stir mobil adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi kenyamanan dan…

Mengapa Mobil Carry Susah Hidup di Pagi Hari?

Jika Anda pemilik mobil tipe Carry, mungkin pernah merasakan kesulitan dan kebingungan saat mobil susah dihidupkan di pagi hari. Padahal, mobil Carry terkenal dengan mesinnya yang irit…

Suzuki Swift vs Ignis: Perbandingan Menarik Diantara Keduanya

Mengapa Memilih Antara Suzuki Swift dan Ignis menjadi Bukan Keputusan yang Mudah Suzuki Swift dan Ignis adalah dua pilihan populer dalam pasar mobil kompak saat ini. Keduanya…

Kenali Masalah pada Suzuki Swift dan Solusinya

Suzuki Swift adalah salah satu mobil favorit di Indonesia, terutama bagi mereka yang ingin memiliki mobil dengan performa tinggi dan harga yang terjangkau. Namun, seperti halnya mobil…

Mobil carry tidak bisa hidup

Mobil Carry merupakan salah satu mobil tua yang cukup laris di pasaran Indonesia. Tetapi, ada beberapa penyebab mobil Carry susah hidup. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari kerusakan pada…

Penyebab AC Mobil Baleno Tidak Dingin: Cara Mengatasinya

Apakah Anda sedang mengalami masalah dengan AC mobil Baleno yang tidak dingin? Jangan khawatir, Anda tidak sendirian. AC mobil yang tidak dingin bisa menjadi masalah yang menjengkelkan,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *