Cara membuat mobil alphard dari kertas

Mengendarai mobil atau sepeda motor di jalan bisa dilakukan oleh siapa saja asalkan sudah belajar dan mahir menggunakannya. Selain kemampuan berkendara, AutoFamily juga harus mengikuti aturan hukum yang berlaku dengan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Terdapat beberapa jenis SIM di Indonesia, yang paling sering ditemukan adalah SIM A dan SIM C. SIM C merupakan persyaratan untuk mengendarai sepeda motor. Dan untuk bisa mengendarai kendaraan bermotor seperti mobil, AutoFamily harus memiliki SIM A. Apa saja persyaratan bikin SIM A?

Untuk bisa mendapatkan SIM A, ada beragam seluk beluk SIM yang sebaiknya AutoFamily ketahui. Informasi yang ada di artikel ini akan bermanfaat ketika nanti ingin membuat SIM A. Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Persyaratan Bikin SIM (Surat Izin Mengemudi) A

Di Indonesia terdapat beragam jenis SIM. Mulai dari golongan SIM A, B, C, hingga D. Selain itu masih ada turunannya dari masing-masing SIM. Golongan SIM A sendiri digunakan untuk pengendara mobil dengan beban kendaraan yang tidak melebihi 3.500 kg. Jadi jika Anda melihat mobil sepanjang jalan, maka tiap pengendaranya sudah pasti mengantongi SIM A. Inilah syarat serta biaya yang dibutuhkan untuk membuat SIM A.

Syarat membuat SIM A Secara Umum

Berikut beberapa persyaratan umum yang perlu disiapkan oleh pemohon SIM.

1. Usia

Persyaratan pertama yang harus dipenuhi adalah usia pemohon SIM minimal sudah menginjak 17 tahun. Jika masih di bawah itu maka Anda belum bisa memiliki SIM.  Selain itu Anda juga harus sehat secara jasmani dan rohani yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter.

2. ​​​Syarat Administratif

Kemudian ada beberapa persyaratan administrasi lainnya. Anda harus memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang aktif dan melakukan pengajuan daftar SIM online. Pengajuan ini sudah bisa Anda lakukan secara online atau langsung datang ke kantor Satpas terdekat.

Anda juga perlu melewati berbagai rangkaian ujian teori dan praktik. Terakhir, ada kegiatan pencatatan biometrik yang untuk melengkapi data pribadi pemohon. Proses pencatatannya berupa perekaman data retina mata, sidik jari, dan wajah.

Baca juga: Cara Bayar Samsat Online Kendaraan Terupdate

3. Pembayaran

Sebelum mendapatkan SIM, Anda akan diminta membayar biaya pembuatan SIM ke loket atau bank yang sudah ditunjuk oleh pihak Satpas. Berapa biaya pembuatan SIM A? Biasanya Anda hanya perlu mengeluarkan dana sekitar Rp175.000 saja.

Harga yang dipatok terhitung terjangkau karena SIM tersebut berlaku hingga 5 tahun ke depan. Biaya tersebut sudah mencakup registrasi sebesar Rp120.000, jaminan asuransi sebesar Rp30.000, dan pengecekan kesehatan fisik sebesar Rp25.000.

Dokumen Tambahan Pembuatan SIM A Secara Online

Saat ini pembuatan SIM A sudah bisa dilakukan dari mana saja dan kapan saja secara online sehingga Anda tidak perlu repot-repot pergi ke Satpas.

Dari persyaratan yang sudah disebutkan pada poin sebelumnya, masih ada tambahan dokumen yang perlu disiapkan. Berikut beberapa di antaranya:

  • KTP yang telah discan atau difoto.

  • Tanda tangan elektronik atau tanda tangan yang sudah difoto di atas kertas putih.

  • Pas foto digital dengan latar belakang berwarna biru.

  • Ukuran pas foto harus berukuran 480 x 640 px.

Dokumen Tambahan Pembuatan SIM A Secara Offline

Jika Anda tidak mengerti cara melakukannya secara online maka pembuatan SIM secara offline tetap dapat dilakukan dengan pergi ke Satpas.

Namun Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen tambahan supaya proses pembuatan SIM A berjalan lancar. Berikut beberapa dokumen yang dibutuhkan:

  • Fotokopi KTP elektronik 4 lembar (bagi WNI).

  • Paspor, KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap) atau KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) khusus warga negara asing.

  • Pas foto dengan rasio 3 x 4 cm atau 2 x 3 cm berjumlah 2-4 lembar.

  • Sertifikat kelulusan pelatihan mengemudi yang sudah terakreditasi dengan minimal waktu 6 bulan sejak penerbitan (tidak wajib).

  • Fotokopi bukti pembayaran penerimaan negara bukan pajak.

Prosedur Pembuatan SIM Baru di Satpas

Untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru, biasanya Anda akan diminta mengikuti alur prosedur yang telah ditetapkan di bawah ini.

1. Siapkan Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Pertama-tama, Anda harus menyiapkan beberapa lembar fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Anda. Cukup datang ke tempat fotokopi yang ada di sekitar kantor kepolisian karena pasti akan ada beberapa.

2. Membuat Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani

Surat keterangan kesehatan jasmani dan rohani ini dikeluarkan oleh dokter. Untuk memperolehnya, Anda dapat mengunjungi poliklinik atau pusat pelayanan kesehatan terdekat untuk menjalankan pemeriksaan kesehatan.

Baca Juga: Ketahui 3 Cara Menghitung Pajak Mobil secara Tepat

3. Ambil Formulir Pendaftaran

Selanjutnya, Anda hanya perlu mengambil formulir permohonan pembuatan SIM.

4. Bayar Asuransi

Setelah itu, lakukan pembayaran premi asuransi sebesar Rp30.000.

DAPATKAN PROMO MENARIK TOYOTA NEW KIJANG INNOVA DI AUTO2000

5. Isi Formulir

Selanjutnya Anda perlu mengisi formulir pendaftaran SIM dengan lengkap dan benar. Kemudian serahkan kepada petugas di loket yang telah disediakan. Lalu, tunggu nama Anda dipanggil.

6. Ikuti Ujian Keterampilan Mengemudi

Setelah nama dipanggil, Anda akan diminta untuk mengikuti ujian yang terdiri dari dua tahap, yaitu:

1. Ujian Teori

Ujian teori yang dilakukan saat ini sudah berbasis komputer. Jika lulus, proses akan dilanjutkan dengan ujian praktik. Sedangkan jika tidak lulus, Anda akan diberikan kesempatan untuk mengulang tes teori ini setelah masa tenggang 7 hari, 14 hari, dan 30 hari.

Apabila Anda mengulang dan kemudian kembali tidak lulus, tidak mengikuti ujian ulang, atau tidak memberikan keterangan, maka pembayaran biaya SIM akan dikembalikan.

2. Ujian Praktik

Jika lulus praktik, SIM Anda akan dicetak. Jika tidak lulus maka Anda akan diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian praktek kembali setelah masa tenggang 7 hari, 14 hari, dan 30 hari.

Sama halnya dengan ujian tertulis, jika Anda mengulang dan kemudian kembali tidak lulus, tidak mengikuti ujian ulang, atau tidak memberikan keterangan maka uang yang telah dibayarkan akan dikembalikan.

7. Tanda Tangan, Pengambilan Sidik Jari, dan Foto

Jika berhasil lulus ujian teori dan praktik, Anda akan diminta menunggu panggilan ke loket untuk melengkapi tanda tangan, sidik jari, dan foto, semuanya secara elektronik atau digital.

8. Ambil SIM

Langkah terakhir adalah menunggu sampai nama Anda dipanggil untuk mengambil SIM yang sudah jadi di loket pengambilan SIM.

Baca Juga: 6 Cara Mengusir Kecoa dari Dalam Mobil

Sekarang AutoFamily sudah tahu apa saja persyaratan bikin SIM A dari tahap awal hingga penerbitan SIM. Sebaiknya perhatikan seluruh aturan yang ada agar proses berjalan lancar. Kalau sudah punya SIM A, mobil yang digunakan sudah pasti harus yang terbaik.

Ada beberapa mobil yang cocok untuk AutoFamily gunakan, seperti Toyota New Yaris atau Toyota Fortuner 4×2. Ingin tahu lebih lengkap tentang dua mobil tersebut? Yuk kunjungi Auto2000 Digiroom sekarang juga. 

Informasi dalam konten artikel ini dapat mengalami perubahan dan perbedaan, menyesuaikan dengan perkembangan, situasi, strategi bisnis, kemajuan teknologi dan kebijakan tertentu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

SRIPOKU.COM – Uang kertas perahu layar adalah uang yang hingga kini masih menjadi misteri.

Banyak yang mengatakan ada cerita dibalik uang kertas pecahan 100 rupiah ini.

Uang yang diburu oleh kolektor ini hingga kini masih diburu dan dicari.

Nah dalam artikel ini, akan dibahas tentang Uang Kertas 100 Rupiah Tahun 1992, yang menyimpan banyak misteri.

Seperti diketahui, sejak pertama kali ditemukan, uang adalah alat tukar yang masih dipertahankan fungsinya hingga saat ini.

Bahkan sejak zaman dahulu, uang menjadi alat tukar menukar yang efektif karena memiliki nilai jelas dan mudah dalam penggunaannya.

Yang pasti bisa dibilang uang kuno adalah salah satu jenis peninggalan sejarah.

Baca juga: Militer Myanmar Bantai  44 Anak-anak, Sudah 543 Orang Korban Berjatuhan Sejak Kudeta

Baca juga: Bak Kemakan Karma, Dulu Sok Gaya tak Mau Akui Anaknya, Rizki DA Nekat Bawa Nadya Kesini: Anterin

Baca juga: Sudah Ditutup Rapat Malah Dibongkar Sendiri, Aib Memalukan Denny Cagur Bocor, Dibawa ke Psikiater!

Jadi tak jarang uang kuno ini memiliki harga mahal dan banyak diburu orang karena unik dan langka.

Salah satu isu yang sempat heboh dibahas di kalangan pengguna internet adalah pecahan uang kertas 100 rupiah yang dikeluarkan pada tahun 1992.

Uang kertas pecahan 100 rupiah ini adalah nilai nominal uang kertas yang pernah dicetak dan beredar secara resmi di Indonesia.

Uang dengan nominal Rp 100 diedarkan dan dicetak dengan beberapa emisi dan seri, antara lain tahun emisi 1977, 1984, dan 1992 (uang kertas).

Hingga tahun 2011 uang kertas 100 rupiah sudah tidak beredar lagi, sementara uang koin 100 rupiah masih beredar (tahun emisi 2001 dan 2016).

Kini uang kertas pecahan 100 rupiah tersebut disebut-sebut menjadi buronan oleh para kolektor.

Seperti dikutip dari uanglama.com, kalangan numismatis Indonesia, uang ini dinamai “uang perahu layar” atau “uang kapal layar”.

Uang perahu layar yang dimaksud adalah Rp 100 tahun 1992.

Uang tersebut bagian depannya memang bergambar sebuah kapal, tepatnya kapal phinisi asal Sulawesi.

Dalam bahasa Indonesia sesuai EYD, nama kapal tersebut menjadi Perahu Phinisi.

Pada uang Rp 100 tahun 1992, tertulis “PERAHU PINISI”, tanpa “H”.

Di bawah gambar kapal terdapat tulisan ‘Perahu Pinisi’.

Uang kertas 100 Rupiah.Uang kertas 100 Rupiah. (uangkuno-magelang.blogspot.com)

Ternyata Langka dan Mahal

Maraknya isu yang mengatakan bila uang 100 rupiah keluaran 1992 ini langka dan sulit dicari memang telah membuat para kolektor awam berlomba-lomba untuk mendapatkan pecahan uang tersebut.

Alhasil karena mengira akan menjadi sesuatu yang langka, uang 100 rupiah yang bertuliskan ‘Perahu layar’ pun menjadi sesuatu yang bernilai fantastis.

Harga yang dijual di pasaran pun bisa mencapai ratusan juta hingga Milliaran, setara dengan Mobil Toyota Alphard.

Padahal pada kenyataannya beberapa orang bahkan bisa menemukan uang tersebut dengan mudah di masyarakat.

Ketidaktahuan masyarakat mengenai hal ini menjadi sebuah keuntungan tersendiri bagi pihak-pihak atas isu yang telah berkembang.

Beberapa numismatis sendiri mengatakan bahwa uang 100 rupiah tahun 1992 dipatok dengan harga yang tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar Rp 5.000 untuk setiap lembar.

Sementara untuk uang 100 rupiah tahun 1992 pada cetakan pertama dijual lebih tinggi sekitar Rp 10.000 untuk setiap lembar.

Ciri yang biasa ditemukan pada cetakan pertama ditandai dengan tulisan “Perum Percetakan Uang RI IMP. 1992” di sudut bagian bawah. Dan hampir setiap numismatis berpengalaman mengetahui tentang hal tersebut.

Tahun Edar

Uang ini mulai diedarkan sejak 28 Desember 1992.

Peredarannya berbarengan dengan Rp 500 tahun 1992 bergambar orangutan.

Uang ini beredar cukup lama, yakni sampai tahun 2000.

Karena itu, pada uang ini terdapat berbagai cetakan tahun (1992–1996, 1999, 2000) yang menandakan waktu cetak ulangnya.

Apa dan kenapa uang kertas tersebut bisa menarik perhatian masyarakat Indonesia?

Nah, berikut ini informasi mengenai misteri uang 100 rupiah tahun 1992 yang harus diketahui oleh para calon kolektor.

Jika bicara soal pecahan uang 100 rupiah pada tahun 1992.

Maka sebutan ‘uang perahu layar’ memang kerap digunakan oleh para numismatika untuk menyebut pecahan uang tersebut.

Dinamai begitu karena pada bagian muka uang tersebut memang tergambar sebuah kapal legendaris dari pulau Sulawesi, yaitu kapal Phinisi.

Uang kertas yang dipakai secara resmi sebagai alat tukar pada 28 Desember 1992 tersebut tertulis sebuah kata ‘Perahu Pinisi’ tepat di bawah gambar kapal.

Penggunaan uang pecahan 100 rupiah ini memang cukup lama.

Sebelum akhirnya peredarannya ditarik pada tahun 2000 silam. Keberadaan uang ini memang sempat menjadi kontroversi di kalangan masyarakat.

Berbagai isu tentang uang pecahan 100 rupiah pada tahun 1992 ini terus bermunculan hingga membuat rasa penasaran masyarakat akan kebenarannya.

Uang 100 rupiah tahun 1992 sendiri kemudian diklaim sebagai barang langka yang sangat susah dicari.

Hal tersebut yang akhirnya membuat banyak para kolektor yang ada di berbagai daerah di Indonesia seolah berlomba-lomba untuk memiliki uang tersebut.

Akibat isu yang berkembang di masyarakat. Ketertarikan para kolektor mata uang kuno pun memang semakin melonjak.

Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh orang-orang untuk meraup keuntungan besar.

Salah satunya adalah dengan munculnya pecahan 100 rupiah tahun 1992 dengan tulisan ‘Perahu Layar’ pada bagian bawah kapal yang berada dipermukaan dengan harga yang cukup fantastis.
Hal tersebut tentu menjadi sebuah tanda tanya besar yang membuat kehebohan di masyarakat.

Bank Indonesia sendiri sebagai pihak yang mengeluarkan uang pecahan 100 rupiah pada tahun 1992 hanya mengeluarkan uang kertas bertuliskan ‘Perahu Pinisi’.

Para numismatis berpengalaman sendiri lebih mengenal uang pecahan 100 rupiah pada tahun 1992 dengan tulisan ‘Perahu Pinisi’.

Hal tersebut yang kemudian menjadi sebuah titik terang tentang peredaran uang 100 rupiah tahun 1992 yang asli.

Hanya saja karena isu tersebut telah bergulir cukup lama sehingga hingga saat ini pun masyarakat masih bisa menemukan uang 100 rupiah tahun 1992 dengan tulisan ‘Perahu Layar’.

Baca juga: BREAKING NEWS : Jembatan Air Bayau di Empat Lawang Roboh, Dentuman Keras Warga Berhamburan

Baca juga: Dulu Tenar Bukan Main, Evi Masamba Bagikan Kabar Sedih, Hidup Terasa Hancur: Allah Pula Mengambilnya

Baca juga: Tajir Melintir di Usia Muda, Ini 7 Sumber Kekayaan Lesty Kejora, Sekali Endorse Tarif Tak Main-main

Berapa Harganya?

Melansir dari Grid.id, Sekarang sih uang kertas pecahan Rp 100 ini udah nggak beredar di pasar alias udah punah.

Dari catatan, Bank Indonesia udah keluarkan surat keputusan pencabutan uang kertas tahun emisi 1992 ini waktu 2006.

Nah, kalo udah ditarik dari pasaran, kita masih bisa tukarkan uang itu ke Bank Indonesia sampai November 2016.

Sekarang, waktu penukaran udah lewat, uang kertas Rp 100 masih ada di pasar. Tapi, kali ini, harganya berbeda.

Ada banyak kolektor barang-barang antik yang udah siap melepas uang kertas Rp 100 dengan harga selangit.

Gambar kapal phinisi yang sedang berlayar itu jadi daya tarik tersendiri.

Makanya, nggak heran, ada banyak kolektor yang bela-belain kasih uang jutaan rupiah buat koleksi uang kertas Rp 100.

Bahkan, ada yang berani jual sampai jutaan rupiah.

Untuk harga perlembarnya uang kertas pecahan seratus rupiah bergambarkan kapal layar tersebut dibisa di hargai Rp 600 ribu.

Namun ada juga sebagian dari kolektor yang menjualnya dengan harga Rp 800 ribu loh.

Nah, jika menurut pantauan team Sripoku.com, dari aplikasi penjualan onlien, uang kertas 100 rupiah tahun 992 ini banyak dijual orang dengan harga kisaran antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta!

Nah, agar kalian tidak terjebak, diatas tadi sudah dijelaskan misteri uang 100 rupiah tahun 1992 yang harus diketahui oleh para calon kolektor.

Kamu harus memiliki ketelitian serta sikap yang bijak agar tidak terjebak ke dalam mitos-mitos sesat yang bisa merugikan.

Mitos Dibalik Uang Kertas 100 Rupiah

Selain kekeliruan masyarakat mengenai tulisan ‘Perahu Layar’. Isu lain yang juga sudah sangat merebak dan hampir dipercaya oleh sebagian besar masyarakat Indonesia adalah mengenai isu benang pengaman yang terdapat pada uang 100 rupiah pada tahun 1992.

Masyarakat sendiri menganggap bahwa benang pengaman yang terdapat pada uang pecahan 100 rupiah pada tahun 1992 itu sebagai penanda uang asli yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.

Padahal pada kenyataannya uang 100 rupiah tahun 1992 yang asli tidak memiliki benang pengaman di dalamnya.

Salah satu ciri yang menandakan bahwa uang 100 rupiah tahun 1992 tersebut asli adalah tanda air berlambang Garuda Pancasila yang terdapat dalam uang kertas tersebut.

Hanya saja karena isu mengenai benang pengaman ini telah beredar luas dan terus bergulir dari tahun ke tahun.

Sebagian besar masyarakat pun lebih percaya bahwa uang dengan benang pengaman tersebut adalah uang kertas yang asli.

Bahkan Isu yang satu ini memang bisa membuat orang geleng-geleng kepala.

Pasalnya banyak juga masyarakat yang mempercayai bahwa uang 100 rupiah pada tahun 1992 dapat diubah menjadi pecahan 100 ribu rupiah dengan bantuan dukun atau paranormal.

Meskipun hal tersebut mustahil dilakukan, namun masih banyak masyarakat yang percaya.

Diantara mereka bahkan tak sungkan membeli uang 100 rupiah tersebut dengan harga yang lebih tinggi karena termakan oleh isu yang tak jelas asal usulnya.

Hal tersebut tentu sangat membahayakan. Terlebih di Indonesia sendiri praktek perdukunan memang hal yang biasa dan kerap dimanfaatkan untuk sebuah tindakan kejahatan.

Baca juga: Pernikahan Aurel dan Atta Halilintar Disaksikan Jowoki dan Prabowo, Gaun Anak Anang Bertabur Kristal

Baca juga: Alasan Nissa Sembunyi Dikaitkan dengan Kehamilannya, Sosok Ini Akhirnya Jujur Bongkar Fakta: Lahir

Baca juga: Misteri Pendamping Aurel di Pelaminan Terungkap, Antara Krisdayanti atau Ashanty, Istri Raul Pasrah!

Related Posts

Lampu Belakang Mobil Calya Mati: Mengatasi Masalah Lampu Belakang Mobil Anda

Pendahuluan Lampu belakang pada mobil adalah bagian penting yang berfungsi untuk memberikan tanda kepada pengendara di belakang kita bahwa mobil kita akan melakukan pengereman atau perpindahan jalur….

Cara membersihkan ac mobil kijang kapsul

Bagi yang belum mengetahui fungsi dari komponen ini, filter AC berguna untuk membuat udara kabin terasa nyaman saat dihirup. Semuanya berkat filter yang mampu menyaring udara keluar…

Fortuner Diesel Lemot: Bagaimana Cara Mengatasinya?

Apakah Anda pemilik Toyota Fortuner Diesel dan merasa mobil Anda terasa lambat? Jika ya, maka artikel ini adalah untuk Anda! Di dalam artikel ini, kita akan membahas…

Pemantik Rokok Mobil Avanza Mati: Mengapa dan Bagaimana Mengatasinya?

Apakah Anda pernah mengalami masalah dengan pemantik rokok pada mobil Avanza Anda yang tiba-tiba mati tanpa sebab yang jelas? Masalah ini bisa sangat menjengkelkan, terutama jika Anda…

Cara ganti lampu belakang mobil calya

Cara ganti lampu foglamp Calya cukup mudah dan bisa dilakukan sendiri, tentunya dengan tetap memperhatikan aturan dan cara yang benar.  Foglamp atau lebih dikenal dengan lampu kabut…

Mengatasi Masalah Mobil Toyota Rush yang Tidak Bisa Distarter

Mobil adalah salah satu alat transportasi yang sangat penting untuk memudahkan mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Namun, terkadang kendala teknis pada mobil dapat terjadi, seperti mobil yang tidak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *